Wednesday, February 17, 2010 by
Primanileda
, under
penyakit yang satu ini akhir2 ini banyak terjadi di tepatku kerja di NTT, hampir setiap hari kami kedatangan pasien dengan keluhan digigit anjing...bahkan sudah banyak yang meninggal karena tidak adanya vaksin anti rabies (VAR). Bahkan sampai tulisan ini saya postingkan kami belum memiliki vaksin tersebut di RS, jadi setiap ada pasien yang datang dengan keluhan digigit anjing, kami sarankan untuk membeli di apotik, padahal 1 VAR harganya 150 ribu!! harga yang cukup mahal buat masyarakat NTT yang sebagian besar masih kurang mampu...baiklah, apakah rabies itu?? kenapa penyakit ini sangat berbahaya??
Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat disebabkan oleh virus rabies, dan ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies terutama anjing,kucing dan kera.
Sampai kini 5 propinsi diIndonesai yang bebas historis rabies,yaitu Kalimantan Barat,Bali,Nusa Tenggara Barat,Maluku dan Irian Jaya,Sejak tahun 1994 propinsi yang tadinya endemis pada hewan yaitu di Jawa Timur,Jawa tengah dan,D.I Yogjakarta sampai saat ini ada 18 propinsi yang belum bebas kasus rabies.Pada tahun 1998 terjadi autbreak di Ka.Flores Timur,Prop.NTT.
Jumlah rata-rata per tahun kasus gigitan pada manusia oleh hewan penular rabies tiga tahun terakhir (1995-1997) 15.000 kasus,diantaranya 8.550 (57%) divaksinasiakn anti rabies (VAR) dan 662 (1,5%) diberikan kombinasi VAR dan SAR (serum anti rabies).Selama tiga tahun (1995-1997).Ditemukan rata-rata per tahun 59 kasus rabies pada manusia sedangkan 22,44 spesimen dari hewan yang diperiksa,1327 (59%) menunjukan positif rabies.
Mengingatkan akan bahaya rabies terhadap kesehatan da ketentraman masyarakat karena dampak buruknya yang selalu diakhiri dengan kematian,maka usuha pengendalian penyakitberupa pencegahan dan pemberantasan perlu dilaksanakan seinsitif mungkin,bahkan menuju pada program pembebasan.
Program pembebasan rabies merupakan kesepakatan Nasional dan meruzpakan kerja sama kegiatan 3 (tiga) Departemen Pertaniaan (Ditjen Pertenakan),Departemen Dalam Negeri (Didjen PUOD) dan Departemen Kesehatan (Ditjen PPM & PLP),sejak awal Pelita V tahun 1998 hinggga diperpanjang sampai dengan tahun 2005.
Patogenesis
Setelah virus rabies masu melalui luka gigitan,maka selama 2 minggu virus tetap tinggal pada tempat masuk dan didekatkanya,kemudian bergerak mencapai ujung-ujung serabut saraf posterior tanpa menunjukkan perubahan-perubahan fungsinya.Masa inkubasi bervariasi yaitu berkisar antara 2 minggu sampai 2 tahun,tetapi pada umumnya 3 – 8 mingggu berhubungan dengan jarak yang harus ditempuh oleh virus sebelum mencapai otak.
Sesampainya di otak virus kemudian memperbanyak diri dan penyebar luar dalam semua bagian neuron,terutamam mempunyai predileksi khusus terhadap sel-sel sistem limbik,hipotalamus dan batang otak.
Setelah memperbanyak diri dalam neuron-neuron sentral,virus kemudian arah perifer dalam serabut saraf eferen dan pada saraf volunter maupun saraf otonom. Dengan demikian virus ini menyerang hampir tiap organ dan jaringan di dalam tubuh,dan berkembang baik dalam jaringan-jaringan, seperti kelenjar ludah,ginjal,dan sebagainya.
GEJALA KLINIS
1. Stadium Prodromal
Gejala–gejala awal berupa demam,malaise,mual,dan rasa nyeri di tenggorokan selama beberapa hari.
22. Stadium Sensoris
Penderita merasa nyeri,rasa panas disertai kesemutan pada tempat bekas luka.Kemudian disusul dengan gejala cemas dan reaksi yang berlebihan terhadap rangsangan sensorik.
33. Stadium Eksitasi
Tonus otot-otot-dan aktivitas simpatik menjadi meninggi dengan gejala hiperdrosis,hipersalivasi,hiperlakrimasi dan pupil dilatasi.
Bersamaan dengan stadium eksitasi ini penyakit mencapai puncaknya,yang sangat kash pada stadium ini ialah adanya macam-macam fobi,yang sangat terkenal diantaranya adalah hidrofobi.
Kontraksi otot-otot faring dan otot-otot pernafasan dapat pula ditimbulkan oleh rangsangan sensorik seperti meniupkan udara ke muka penderita atau dengan menjatuhkan sinar ke mata atau dengan menepuk tangagn didekat telingga penderita.
Pada stadium ini dapat terjadi a pnoe.sianosis,konvulsa dan tahikardi.tindak tanduk penderita tidak rasional kadang-kadang maniakal desertai saat responsive.gejala-gejala eksitasi ini dapat terus berlangsugn sampai penderita meninggal,tetapi pada saat dekat kematian justru lebih sering terjadi otot-otot melemas,hingga terjadi peresis flaksid ototo-otot.
4.Stadium Paralis
Sebagaimana besar penderita rabies meningal dalam stadium eksitasi.Kadang-kadang ditemukan juga kasus tanpa gejala-gejala eksitasi melainkan paresis otot-otot bersifat progresif.Hal ini karena gangguan sum-sum tulang belakang,yang memperlihatkan gejala paresis otot-otot pernafasan.
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Penyakit ini sering berjalan dengan cepat dan dalam 10 hari dapat menyebabkan kematian sejak timbulnya gejala,sehingga pemeriksaan serologis kadang-kadang belum sempat dilakukan.walaupaun secara kilinis cukup jelas.Pada kasus dengan perjalanan yang agak lama,misalnya gejala paralisis yang dzominan mengaburkan diagnosis maka pemerikasaan diagnosis sangat memmbantu dalam menegakan diagnosis.
Virus rabies dapat disolasi dari air liur, cairan serebrospinal dan urin penderita.Walaupun begitu,isolasi virus kadang-kadagn tidak berhasil didapatkan dari jaringan otak dan bahan tersebut setelah 1-4 hari sakit.Hal ini berhubungan dengan adanya neutralizing antibodies.
Pemerikasaan Flurescent Antibodies Test (FAT) daapat menunjukan antigen vieus dijaringan otak,sediment cairan sediment cairan serebrospinal,urin,kulit dan hapusan kornea,bahkan setelah teknik isolasi tidak berhasil FATF ini juga bisa negatife,bila antibody telah terbentuk.
Serum neutralizing antibody pada kasus yang tidak yang tidak divaksinasi tidak akan terbentuk sapai hari ke 10 pengobatan,tetapi setelah itu titer akan meningkat dengan cepat.Peningkatan titer yang cepat juaga nampak pada hari ke 6-10 setelah onset klinis pada penderita yang diobati dengan anti rabies.Karakteristik responimun ini, pada kasus yang divaksinasi dapat membantu diagnosis.
Walaupun secara klinis gejalanya patognomonik, namun Negri bodies dengan pemeriksaan mikroskpis (Seler) dapat negatif pada 10% -20% kasus,terutama pada kasusu-kasus yang semapt divaksinasi dan penderita yang dapt bertahun hidup setelah lebih dari 2 minggu.
PENANGANAN LUKA GIGITAN HEWAN PENULAR RABIES
Setiap tahun gigitan hewan penular rabies harus ditangani dengan cepat dan sesegera mungkin untuk ditangani dengan cepat dan segera mungkin.Untuk mengurangi / mematikan virus rabies yang masuk pada luka gigitan.usaha yang paling efektif ialah mencuci luak gigitan dengan air (sebaiknya air mengalir) dan sabun atau diteregent selama 10 – 15 menit,kemudian diberi antiseptic (alkohol 70 %,betadine,obat merah dan lain-lain.
Meskipun pencucian luka menurut keterangan pendertia sudah dilakukan namun dipuskesmas Pembantu / Puskesmas / Rumah Sakit harus dilakuakn kembali pencucian luka seperti diatas.
Luka gigitan tidak dibenarkan untuk djahit,kecuali jahitan situasi.Bila memang perlu sekali untuk dijahit (jahitan –jahitan situasi ),maka diberi Serum Anti Rabies (SAR) sesuai dengan dosis,yang disuntikan secara infiltrasi disekitar luka sebanyak mungkin dan sisanya harus disuntikan secara infra muskuler.Dismaping itu harus dipertimbangkan pula perlu tidaknya pemberian serum/vaksin anti tetanus, antibiotik untuk mencegah infeksi dan pemberian analgetik.
PEMBERIAN VAKSIN DAN SERUM ANTI RABIES
Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) atau Vaksin Anti Rabies (VAR) disertai Serum Anti Rabies (SAR) harus didasarkan atas tindakan tajam dengan mempertimbangkan hasil-hasil penemuan dibawah ini:
a. Anamnesis:
* Kontak / jilatan / gigitan * Kejadian didaerah tertular / terancam / bebas * Didahului tindakan provokatif / tidak * Hewan yang menggigit menunjukan gejala rabies * Hewan yang menggigit
hilang,lari dan tidak dapat ditangkap atau dibunuh * Hewan yang digigit mait tapi masih diragukan menderita rabies * Penderita luka gigitan pernah di VAR dan kapan? * Hewan yang menggigit pernah di VAR dan kapan?
b. Pemeriksaan Fisik
- idenfikasid luka gigitan (status lokalis)
c. Lain-lain
- Temuan pada observasi hewan
- Hasil pemeriksaan spesimen dari hewan
- Petunjuk WHO.
Bila ada indikasi pengobatan Pasteur,maka terhadap luka resiko rendah dari VAR saja.Yang termasuk luka yang tidak berbahaya jilatan pada kulit luka,garukan atau lecet (erosi,ekskoriasi),luka kecil disekitar tangan,badan dan kaki.
Terhadap luka risiko tinggi,selain VAR juga diberi SAR.Yang termasuk luka berbahaya adalah jilatan / luka pada murkosa,luka diatas daerah bahu (muka,kepala,leher),luka pada jari tangan/kaki,genetalia,luka yang lebar /dalam dan luak yang banyak (multipel)
Untuk kontak (dengan air liur atau saliva hewan tersangka / hewan rabies atau penderita rabies), tetapi tak ada luak, kontak tak langsung,tidak ada kontak, maka tidak perlu diberikan pengobatan VAR maupun SAR.
Sedangkan apabila kontak air liur pada kulit luka yang tidak berbahaya,maka diberikan VAR atau diberikan kombinasi VAR & SAR apabila kontak denga air liur pada luka berbahaya.
Dosis dan cairan pemberian Vaksin dan Serum Anti Rabies adalah sebagai berikut :
I. Dosis dan cara Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR)
1. Purified Vero Rabies Vaccine (PVRV)
K kemasan:
V vaksin terdiri dari vaksin kering dalam vila dan pealrut sebanyak 0,5 ml dalam syringe.
a. Dosis dan cara pemberian sesudah digigit (Post Exposure Treatment)
- – Cara pemberian:
D – disuntikan secara intra muskuler (im) di daeah deltoideus ( anak-anak didaerah paha).
- – Dosis
VAKSINASI
Dasar
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
ANAK
DEWASA
0,5 ml
0, 5 ml
4x pemberian
-Hari ke-0,2X pemberian sekaligus (deltoideus kiri dan kanan)
-Hari ke 7 dan 21
Ulangan
-
-
-
1. Dosis dan cara pemberian VAR bersamaan dengan SAR sesudah digigit (post Exposure Treatment)
- Cara pemberian:sama seperti pada butir 1,a
- Dosis
VAKSINASI
Dasar
DOSIS
WAKTU PMBERIAN
ANAK
DEWASA
0,5 ml
0, 5 ml
0,5 ml
4x pemberian
-Hari ke-0,2X pemberian sekaligus (deltoideus kiri dan kanan)
-Hari ke 7 dan 21
Ulangan
0,5 ml
0,5 ml
-Hari ke 90
1. Suckling Mice Braiin Vaccine (SMBV)
Kemasan:
- Dos Berisi 7 vial dosis dan 7 ampul pelarut 2 ml
- Dos berisi 5 ampul 1 dosis intra cutan dan 5 ampul pelarut 0,4 ml.
a. Dosis dan cara pemberian sesudah digigit (Post Eksposure Treatment)
- Cara pemberian
Untuk vaksinasi dasar disuntikan secara sub cutan (sc) di sekitar daerah pusar.
Sedangkan untuk vaksinasi ulang disuntikan secara intra cutan (ic) di
bagian fleksorr lengan bawah.
- Dosis:
VAKSINASI
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
KET
ANAK
DEWASA
Dasar
1 ml
2 ml
7x pemberian setap hari
Anak 3 tahun ke bawah
Ulangan
0,1 ml
0,25 ml
Hari ke 11,15,30 dan 90
1. Dosis dan cara pemberian bersamaan dengan SAR sesudah digigit (post Exspsur treatment) * Cara pemberian : sama seperti pada butir 2.a * Dosis
VAKSINASI
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
KET
ANAK
DEWASA
Dasar
1 ml
2 ml
7x pemberian setap hari
Anak 3 tahun ke bawah
Ulangan
0,1 ml
0,25 ml
Hari ke 11,25,35 dan 90
Dosis dan Cara Pemberian Serum Anti Rabies (SAR)
Serum Heterolog (kuda)
- Kemasan : vial 20 ml (1 ml = 100 IU)
- Cara pemberian :
Disuntikan secara infiltrasi di sekitar luka sebanyak mungkin ,sisanya diduntkan intramuskuler.
- Dosis:
JENIS SERUM
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
KETERANGAN
Serum Heterolog
40 IU/kg BB
Bersamaan dengan pemberian VAR hari ke-0
Sebelumnya dilakukan skin test
1. Serum Homolog
Kemasan : Vial 2 ml (1 ml = 150 IU)
* Cara pemberian :
Disuntikan secara infiltrasi di sekitar luka sebanyak mungkin,sisanya disuntikan intra muskuler.
* Dosis :
JENIS SERUM
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
KETERANGAN
Serum Homolog
20 IU/kg BB
Bersamaan dengan pemberian VAR hari ke-0
Sebelumnya tidak dilakukan skin test
III.Dosis dan Cara Pemberian VAR Untuk pengebalan Sebelum Digigit (Pre Exposure Immunization)
I. Purified Vero Rabies Vaccine (PVRV)
Kemasan :
Vaksin terdiri dari vaksin kering dalam vial dan pealrut sebanyak 0,5r ml dalam syringe
- Cara pemberian (cara I) :
Disuntikan secara intra muskuler (im) di daerah deltoideus
- Dosis:
VAKSINASI
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
Dasar
I.0,5 ml
Pemberian I (hari ke-0)
II.0,5 ml
Hari ke 28
Ulangan
0,5 ml
1 tahun setelah pemberian 1
Ulangan
Selanjutnya
0,5 ml
Tiap 3 tahun
- Cara pemberian (cara II) :
- Disuntikan secara intra cutan (dibagian fleksor lengan bawah)
- Dosis :
VAKSINASI
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
Dasar
I. 0,1 ml
Pemberian I (hari ke-0)
II. 0,1 ml
Hari ke 7
III. 0,1 ml
Hari ke 28
Ulangan
0,1 ml
Tiap 6 bualn -1 tahun
2.Suckling Mice Brain Vaccine SMBV
Kemasan:
Dus berisi 7 via 1 dosis dan 7 tumpul peluru 2 ml
Dus berisi 5 sampul 1 dosis intracutan 5 ampul pealrut 0,4 ml.
cara pemberian :
Disuntikan secara intracutan (ic) dibagian fleksor lengan bawah.
- Dosis :
VAKSIANASI
DOSIS
WAKTU PEMBERIAN
ANAK
DEWASA
DASAR
Ulangan
I. 0,1 ml
I. 0,25 ml
Pemberian I
II. 0.1 ml
II. 0,25 ml
3 minggu setelah pemberian I
III. 0,1 ml
III. 0,25 ml
6 minggu setelah pemberian I
0,1 ml
0,25 ml
Tiap 1 tahun
PERAWATAN RABIES PADA MANUSIA
- Penderita dirujuk ke Rumah Sakit
- Sebelumnya dirujuk,penderita diinfus dengan cairan Ringer Laktat / NACI 0,9 %/ Cairan lainya, kalau perlu diberi anti konvulsan dan sebaiknya penderita difiksasi selama diperjalanan dan waspada terhadap tindak-tanduk penderita yang tidak rasional,kadang-kadang maniakal sisertai saat-saat responsif.
- Di Rumah Sakit penderita dirawat diruang perawatan dan diisolasi.
- Tindakan medik dan pemberian obat-obatan simptomatis dan supportif termasuk anti biotik bila diperlukan.
- Untuk menghindari adanya kemungkinan penularan dari penderita,maka sewaktu menanggani kasus rabies pada manusia,hendaknya dokter dan paramedics memakaki sarung tangan, kaca mata dan masker,serta sebaiknya dilakuakn fiksasi penderita pada tempat tidurnya.
EFEK SAMPING PEMBRIAN SAR DAN PENANGANANYA
Reaksi terhadap SAR heterrolog dapat terjadi,walaupun serum heterolog yangn digunakan hendaklah dilakukan pengujian terlebih dahulu (skin test).Jika digunakan serum heterolog dapat terjadi serum sicknescs (1 5- 25% kasus),kemungkinan terjadi pula syok anafilaktik.
1. Serum Sikness:
1.1. Gejala dan tanda klinis : panas,urtica.
1.2. Penanganan :
- Hentikan pemberian SAR.
- Beri pengobatan simptomatis (antihistamine,dll).
2. Syok Anafilaktik.
Penanganan :
- Baringkan penderita dengan kaki lebih tinggi dari kepala
- Beri adrenalin 0,3 – 0,5 ml sc/im.Anak-anak 0,01 mg/Kg BB (1 ampul adrenalin = 1 ml = mg).
- Monitoring ― vital sign ―(tanda-tanda vital)
- Tiap 5-10 menit ulangi adrenaline (0,3-0,5 ml sampai tekanan sistolik mencapai 90-100 mm sampai tekanan sistolik mencapai 90 – 100 mm Hg,denyut jantung tidak melebihi 120 x / menit.
- Bila nafas berhenti,usahakan pernafasan butan.kepala ditarik kebelakang dan rahang keatas,beri pernafasan dari mulut ke mulut.
- Bila jantung berhenti lakukan kompresi jantung luar.
- kortikostreroid,seperti oradexxon 1 ampul i.v. at dexamethasone 5 – 10mg i.v.
- Intra venous Fluid Drip(IVFD) : Ringer laktat atau NaCI 0,9%
- 02 (jika ada).
- Penderita yang sembuh jangan terlalu cepat dipulangkan,observasi dengan seksama.
PURIFIED VERO RABIES VACCINE (PVTV)
Komposisi :
Vaksin kering beku,1 dosis imunisasi dengan daya proteksi lebih besar dengan 2,5 ml internasional Unit, sebelumnya dan sesudah pemanasan selama 1 bulan pada suhu + 370 C.Virus rabies (Wister Rabies PM/WI 38 – 1503 – 3 M strain),diperoleh dari biakan pada vero continuous cellines,diinaktivasi dengan beta propiolakton.
Maltosa qs 1 dosisi imunisasi.
Albumin plasenta manusia qs 1 dosis imunisasi Pelarut : NaCI 4% 0,5 ml.
Indikasi
1. Pencegahan rabies kepada mereka yang mempunyai resiko besar untuk infeksi.
a. Group Profesi :
- Dokter Hewan
- Teknisi yang bekerja pada hewan
- Karyawan laboratorium yang bekerja dengan virus rabies
- Karyawan rumah potong hewan
- Petugas kesehatan (dokter/perawat) yang menangani kasus luka gigitan hewan penular rabies/penderita rabies.dll.
b. Bayi,terutama yang berisiko terinfeksi rabies
2. Pengobatan setelah terkontabinasi
Bila seorang pasien yang telah divaksinasi dengan vaksin anti rabies secara komplit dengan VPRV dan dalam jangka waktu 3 bulan setelah divaksinasi digigitb lagi oleh anjing,kera,kucing maupun hewan lain yang positif rabies,maka pasien tadi tak perlu divaksinasi lagi;sedangkan digigitan anjing tersangka rabies lagi antara 3 bulan -1 tahun cukup diberi VAR 1 kali pada hari ke – 0 1 tahun atau lebih dianggap penderita baru.
Kontra Indikasi
Mengingat pentingnya pencegahan,semua kontra indikasi adalah sekunder bila terdapat kasus tersangka/kontabiminasi dengan virus rabies.
Perhatian :
Hati-hati terhadap kasus alergi streptomisin dan / neomisin (terdapat dalam vaksin)
Interaksi Obat :
Kortikosteroid dan obat-obat imunosupresif dapat menyebabkan kegagalan vaksinasi/imunisasi.Pada kasus ini perlu dilakukan pemeriksaan anti bodi secara serologis.
Efek Samping :
Efek samping yang seperti: kenerahan dan indurasi ringan pada tempat bekas suntikan .Jarang terjadi demam
Penyimpanan : Antara 20-80
Kadaluarsa : 3 (tiga) tahun
SUCKLING MICE BRAIN VACCINE (SMBV)
Merupakan vaksin rabies kering untuk manusia .Vaksin ini dibuat dari jaringan otak bayi mencit yang masih menyusu,yang bebas dari kuman pathogen.Bayi mencit disuntik intra serebral
dengan virus fixed rabies strain Pasteur,dan waktu panen berumur kurang dari 10 hari. Kemudian virus dimatikan dengan betapropio/lakton,ditambah kanamisin 0,025 %,martiolat 0,01 dan dibeku keringkan Vaksin tidak mengandung faktor paralitik,mempunyai proteksi terhadap 106LD50 virus.
Indikasi :
Untuk mencegah timbulnya rabies, pengobatan harus dimulai sedini-dininya setelah digigit oleh hewan yang mencurigakan.Bila seorang pasien yang telah divaksinasi dengan vaksin anti rabies secara komplit dengan SMBV dan masih dalam jangka waktu 3 bulan setelah divaksinasi,digigit lagi oleh anjing,kucing,kera ataupun hewan lainya yang positif rabies,maka pasien tadiz tak perlu divaksinasi lagi 3-6 bulan, cukup diberi 2 kali sun cutan (sc) disekitar pusar dengan interval 1 minggu;sedangkan apabila digigit anjing tersangka rabies lagi antara 6 bulan atau lebih dianggap penderita baru.
Immunisasi sebelum digigit (Pre Exposure Immunnization ) sebagai pencegahan misalnya pada pemeliharaan hewan,petugas kesehatan yang menangani luka gigitan hewan penular rabies dan penderita rabies,petugas peternakan yang menangani hewan penular rabies pegawai laboratorium yang bekerja dengan virus rabies dan lain-lain.
Reaksi :
Bila pada suntikan cutan intra cutan dapat terjadi reaksi local yang tidak berarti,seperti kemerahan,gatal-gatal dan pembengkakan.Bila ini terjadi atasi dengan pemberian obat-obat simptomatis (anthistamine,dan lain-lain ).Sediaan kortikaosteroid tidak boleh diberikan.Gejala neuroparalitik sangat jarang terjadi dengan vaksin ini.
Penyimpanan : pada suhu 20C – 8 0C
Kadaluarsa : Satu (1) tahun.
SERUM ANTI RABIES (SAR)
Serum Anti Rabies buatan Perum Bio Farma adalah serum heterolog,berasal dari serum kuda.Serum anti rabies jenis lain ialaha serum homolog yang berasal dari serum amnesia.Serum ini dibuat oleh IFFA Merieux Perancis dengan nama Imogam dan produksi Cutter USA dengan nama Hyperrab/Bayrab.
Untuk pemberian serum heterolog,karena serum ini berasal Dari serum kuda,maka sebelum diberikan kepada penderita,perlu dilakukan skin test terlebih dahulu.Skin test ini dilakukan secara intra cutan (ic) sebanyak 0,1 ml cairan (1/100).jika skin test (+) serum heterolog tidak dibenarkan untuk diberikan.
Selengkapnya...
|
Sunday, February 14, 2010 by
Primanileda
, under
Seks membuat Anda hidup lebih lama dan. tampak lebih muda
Jadi, lakukanlah sesering mungkin
Can good sex keep you young? Ini pertanyaan banyak orang, termasuk Anda (mungkin..) Apa sesungguhnya peranan seks dalam mendorong kehidupan yang penuh vitalitas dan membuat kita selalu tampil muda?
Barangkali Anda perlu berkaca pada aktor Anthony Quin yang semasa hidupnya menjadi ayah dari anaknya yang kesebelas pada usia 78 tahun. Atau, Dean Martin, yang telah menjadi idola seks sejak masa mudanya. Dan bahkan sampai ia menginjak usia 70 dan hampir mencapai 80 tahun.
"Ketika saya bertanya pada teman saya Peter Kranz yang berusia 77 tahun tentang kehidupan seksnya," kata Jeffrey Blum, Ph.D, seorang kolumnis kesehatan, "Dia segera menjawab, kami berhubungan seks dua kali sehari." "Apakah Anda benar-benar melakukannya setiap hari?" sambung Jeffrey, "Jadwalnya tidak begitu ketat," kata Peter, "Tetapi kami bercinta setiap hari." Wow..!
Michael Roizen, MD, tentu akan mengatakan bahwa seks-lah yang membuat orang-orang seperti Peter Kranz tetap bersemangat dan tampak lebih muda pada usianya yang hampir mencapai 80 tahun. Dalam bukunya yang laris terjual RealAge, Are You as Young as You Can Be?, Roizen menulis tentang pengaruh seks terhadap kebugaran tubuh manusia, yang membuat Anda tampil lebih muda dan hidup lebih aktif.
Setelah melakukan penelitian dan mempelajari sejumlah literatur yang mendukung, ia mengatakan begini, "Berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu akan membuat usia Anda, 'real age' 1,6 tahun lebih muda dibandingkan jika Anda hanya bercinta seminggu sekali." Ia mendefinisikan "real age" dalam perhitungan usia biologis, bukan usia dalam terminologi urutan waktu.
Meskipun statistik yang dibuat Roizen hanya berupa garis besar-nya saja, ia mendapatkan bilangan itu dari riset yang dilakukan selama sepuluh tahun di Caerphilly, Wales dan dipublikasikan pada Desember 1997 dalam British Medical Journal dengan judul , "Sex and Death: Are They Related? Studi tersebut menemukan, laki-laki yang mendapatkan orgasme dua kali seminggu memiliki risiko kematian dengan berbagai sebab- 50 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki yang mendapatkan orgasme kurang dari itu.
Bisa diartikan, makin sering seorang laki-laki mendapatkan orgasme, hidupnya akan lebih lama. Roizen memperhitungkan laki-laki seperti Peter Kranz yang berhungan seks hampir setiap hari, dapat memiliki "real age" (dalam terminologi biologis), delapan tahun lebih muda. Dan sejauh pengamatan Jeffrey Blum, kehidupan sehari-hari Peter mendukung argumen Roizen. Ia tampak jauh lebih muda dari usianya, energik dan aktif terlibat dalam berbagai hal. Peter masih bekerja dalam bidang yang menangani komputer. Ia pun memiliki hubungan yang mantap dengan istrinya, berusia 77 tahun juga, yang masih aktif dalam kegiatan di sebuah lembaga nonprofit dan sanggup pulang pergi sendiri dari rumah ke kantornya yang berjarak cukup jauh.
Tentu saja orang seperti Peter Kranz tidak cukup hanya berhubungan seks setiap hari, lantas bimsalabim ia memiliki hidup yang penuh vitalitas. Ia juga memperhatikan hal-hal lain agar tetap bugar. Peter sangat menjaga berat badannya, dengan memperhitungkan asupan kalori dan memastikan tubuhnya tetap ramping. Dan setelah beberapa dekade, ia masih sanggup melakukan aktivitas "berat di halaman belakang rumahnya, seperti memindahkan batu atau membelah kayu. Anda tahu, Peter Kranz, terus menerus bersemangat sepanjang tahun.
Mana lebih dulu, seks atau...?
Oke..! Pada akhirnya, seks dan kesehatan tubuh selalu berhubungan. But which one is the chicken and which the egg? Mana lebih dulu ayam atau telur? Apakah seks yang berpengaruh pada kesehatan tubuh? Ataukah kesehatan tubuh yang membuat aktivitas seks Anda berlangsung dengan baik?
Seperti biasa, sebagai kesimpulan, ambil keduanya sebagai jalan keluar. Kesehatan mempengaruhi seksualitas demikian pula seksualitas mempengaruhi kesehatan. Seks bukan hanya nikmat, tetapi baik bagi Anda. Lantas apa hubungan orgasme dan kesehatan tubuh manusia? Banyak penelitian mengatakan orgasme meningkatkan sirkulasi, memperbaiki kekencangan kulit, memperkuat sistem kekebalan, melepaskan ketegangan dan meningkatkan kesehatan psikologis.
Seks terbukti pula dapat menghilangkan nyeri kepala dan artritis ringan serta keluhan lain. Hal ini terjadi, kemungkinan karena otak kita melepaskan endorphin, hormon penghilang rasa sakit alami dari tubuh, selama orgasme. Pada perempuan, seks yang teratur dapat mencegah perubahan yang tidak menyenangkan pada vagina yang menyertai proses menopause, seperti kekeringan dan melemahnya otot.
Pada laki-laki, kesehatan kardiovaskular yang baik adalah faktor untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang kuat. Sebagian penelitian, bahkan menyatakan bahwa hubungan seksual baik bagi jantung Anda.
Orang dapat menikmati banyak hal termasuk seks- seperti dikatakan ahli terapi seks Joel D. Block Ph.D, jika mereka meningkatkan kebugarannya dengan menjadi lebih aktif dan makan makanan yang sederhana. Orang yang sehat juga jauh lebih mungkin tetap aktif secara seksual bertahun-tahun kemudian. Sejumlah penelitian menghubungkan aktivitas fisik dengan aktivitas seksual. Dengan merawat tubuh Anda, Anda memperkuat efek tubuh dan pikiran yang positif terhadap seks.
Penelitian yang dilakukan di California, misalnya menemukan bahwa orang yang berolahraga secara teratur lebih mudah dan lebih sering mencapai orgasme dibandingkan orang yang tidak melakukan aktivitas fisik. Oleh karena itu, kehidupan seksual yang sehat, entah itu melalui masturbasi atau fantasi, atau dilakukan dengan pasangan Anda, adalah penting bagi kesehatan, begitu pula sebaliknya... (zrp)
Hangtuah Digital Library
Selengkapnya...
|
Wednesday, April 22, 2009 by
Primanileda
, under

Definisi
Kerusakan/ terputusnya kontinuitas dari suatu jaringan
Macam – macam Luka
- Luka lecet
- Luka memar
- Luka iris
- Luka robek
- Luka tusuk
- Luka tembak
Dasar Pertolongan
1. Menghentikan perdarahan
2. Mencegah terjadinya infeksi
3. Mencegah kerusakan jaringan lebih parah
4. Mempergunakan cara – cara pertolongan agar penyembuhan lebih cepat
A. Luka Lecet
Terkelupasnya permukaan kulit akibat pergesekan dengan benda keras dan kasar
Tindakan
o Bersihkan dengan air atau obat anti septik
o Tutup luka
o Bila luas beri Antibiotika, Anti Tetanus Serum (ATS) (Dokter/Rumah Sakit)
B. Luka Memar
Kerusakan jaringan di bawah kulit akibat pukulan benda tumpul, tanpa kerusakan yang berarti di permukaan kulit
Tanda : membiru dan membengkak
Tindakan
o Kompres dengan air dingin/es
o Bila bengkak beri zalf lasonil/ trombopob
C. Luka Iris
Luka yang ditimbulkan oleh irisan benda yang bertepi tajam
Tanda :
o Bentuk luka memanjang
o Tepi luka merupakan garis lurus
o Jaringan sekitar luka tidak rusak
Tindakan
o Bersihkan luka dengan air/ antiseptik
o Pada luka iris yang pendek dan dangkal, tempelkan plaster (plaster kupu – kupu)
D. Luka Robek
Luka yang ditimbulkan oleh goresan benda yang tidak terlalu tajam
Tanda
o Tepi luka tidak teratur
o Jaringan sekitar luka rusak
o Tindakan pada umumnya memerlukan jahitan (Dokter/Rumah Sakit)
Pertolongan
o Bersihkan sekitar luka dengan cairan anti septik
o Bersihkan bagian dalam luka dengan H2O2
o Tutup luka dengan sufratule dan kasa steril, bila tidak ada cukup tutup dengan kain yang bersih
o Balut yang agak menekan
o Berikan antibiotik, ATS (Dokter/Rumah Sakit)
E. Luka Tusuk
Luka yang ditimbulkan oleh tusukan benda berujung runcing
Tanda
o Mulut luka lebih sempit daripada dalamnya
o Tepi luka ikut terdorong kedalam luka
Bahaya infeksi dan tetanus lebih besar
Letak luka harus diperhatikan, misalnya : di daerah jantung akan menimbulkan kematian lebih cepat.
1. Luka tusuk di Dada
Bila tidak mengenai jantung dapat menembus hingga paru – paru sehingga menimbulkan perdarahan dalam rongga paru – paru dan udara masuk ke dalam rongga paru – paru sehingga paru – paru pada sisi yang sakit akan mengempis
Tanda
Kesakitan waktu bernafas
Mendadak sesak
Gerakan iga di sisi yang luka berkurang
Tindakan
Tutup luka dengan kasa steril yang dibasahi cairan steril
Balut luka dengan plester (kedap udara)
Bersihkan saluran pernafasan
Beri obat pengurang rasa sakit
Bawa ke RS terdekat
2. Luka Tusuk di Perut
Tindakan
Bersihkan sekitar luka dengan antiseptik
Tutup luka dengan kasa steril yang agak tebal dan sudah dibasahi cairan steril
Balut yang menekan
Bila usus terlihat keluar jangan dimasukkan
Bila pisau belum tercabut biarkan saja segera bawa ke RS
3. Luka Tusuk di Anggota Badan
Tindakan
Bersihkan luka dengan antiseptik
Bila luka dalam bersihkan dengan H2O2
Tutup luka dengan kasa steril
Balut yang menekan
Beri antibiotik, ATS (Dokter/Rumah Sakit)
F. Luka Tembak
Bentuknya antara luka tusuk dengan luka robek. Pada luka tembak ini harus dicari tempat keluarnya peluru. Bila tidak ditemukan kemungkinan peluru tertinggal di dalam tubuh.
Pada pinggir luka tempat peluru masuk sering terdapat jeluga biru panasnya peluru
Tindakan
o Bersihkan sekitar luka
o Tutup luka
o Kirim RS
Pada setiap luka yang sudah terinfeksi akan timbul peradangan yang disusul pernanahan.
Tindakan pada luka infeksi
o Bersihkan luka dan sekitarnya dengan antiseptik
o Keluarkan kotoran/ pus dalam luka dengan cara menekan dari pinggir luka kearah tengah
o Setelah kotoran terkumpul dibagian tengah luka bersihkan daerah luka dengan antiseptik dan H202
o Berikan kompres Revanol 5x sehari
o Bila luka sudah agak mengering berikan zalf antibiotik
o Sebaiknya diberikan obat : anti biotik dan pengurang rasa sakit
Indikasi suntikan ATS (Anti Tetanus Serum)
o Luka – luka yang luas
o Luka di leher dan muka
o Luka tusuk dan gigitan binatang yang cukup dalam
o Ada gejala – gejala terkena tetanus
o Luka yang terlambat mendapat perawatan
o Luka tembak yang sudah disertai jaringan mati.
Semoga Bermanfaat
By Isnaini (infodokter.com)
Selengkapnya...
|
Tuesday, April 21, 2009 by
Primanileda
, under

Definisi
Luka bakar adalah kerusakan jaringan yang disebabkan oleh panas.
Tiap – tiap persentuhan yang intensif yang cukup lama antara kulit dengan panas lebih dari 60ยบ C akan terjadi luka bakar.
TANDA DAN GEJALA
Menurut tanda dan gejalanya luka bakar dapat dibedakan menjadi beberapa tingkat, yaitu :
Tingkat I
Kemerahan pada kulit ( Erythema ), terjadi pembengkakan hanya pada lapisan atas kulit ari ( Stratum Corneum ), terasa sakit, merah dan bengkak.
Tingkat II
Melepuh ( Bullosa ) pembengkakan sampai pada lapisan kulit ari, terdapat gelembung berisicairan kuning bersih.
Tingkat III
Luka bakar sampai pada lapisan kulit jangat, luka tampak hitam keputuh – putihan ( Escarotica )
Tingkat IV
Luka bakar sudah sampai pada jaringan ikat atau lebih dari kulit ari dan kulit jangat sudah terbakar.
PENYEBAB
1. Api dan benda panas
2. Bahan kimia :Cairan, uap.
3. Elektrik : listrik, petir.
4. Radiasi : Sinar matahari, rontgen, radium.
AKIBAT
Luka bakar dapat mengakibatkan gangguan umum :
Syok
Infeksi
Terjadinya kedua hal tersebut sangat tergantung pada tingkat dan luas luka pada tubuh yang terbakar. dalam menghitung luas atau persentase luka bakar pada orang dewasa digunakan “ The Rule of Nine “ atau “ Rumus 9 “ Pada luka bakar tingkat I, bila ½ - ⅔ bagian dari permukaan kulit terbakar, dapat mengakibatkan kematian. Bila luka tidak mendapatkan perawatan semestinya akan mengakibatkan infeksi.
PERTOLONGAN
Prinsip utama pertolongan luka bakar adalah “mengakhiri dengan segera dan cepat kontak dengan sumber panas” untuk mengurangi luas dan dalamnya luka bakar yang terjadi. Mematikan api dengan menyelimuti dan menutup bagian yang terbakar untuk menghentikan pasokan oksigen bagi api yang menyala merupakan upaya pertama saat terbakar.
Luka Bakar Ringan
- Penanganan pertama adalah mendinginkan daerah yang terbakar dengan air dengan segera, rendam kulit yang terbakar ke dalam air dingin sekurang – kurangnya 15 menit.
- Untuk luka yang tidak dapat direndam, kompres dengan es yang dibungkus dalam kain atau pergunakan kain peresap yang dicelupkan ke dalam air es.
- Ganti kompres tersebut beberapa kali agar tetap dingin, lakukan sampai rasa sakitnya hilang.
- Hindarkan penggunaan salep luka, lemak dan soda masak, terutama pada luka yang cukup parah yang memerlukan perawatan medis segera. Penggunaan antiseptik topikal dianjurkan pada luka bakar.
- Cegah timbulnya infeksi. Bila kulit menggelembung, tutup gelembung dengan kain yang steril, jangan memecahkan gelembung tersebut.
- Luka dapat dirawat terbuka atau tertutup. Awas , luka bakar yang dangkal dapat menjadi berbahaya, bila daerah yang terbakar cukup luas mintalah bantuan dokter/ RS terdekat
Terbakar Bahan Kimia
- Prinsip, siramlah daerah yang terbakar dengan air sebanyak – banyaknya untuk mengencerkan atau membuang sebagian bahan kimia itu, selanjutnya rawat seperti luka bakar lainnya.
- Bila mengenai mata, terutama oleh zat asam atau bahan dasar seperti soda, bilaslah secara berhati – hati dengan air bersih, tutup dengan kain kasa atau kain bersih dan segera periksakan.
Luka Bakar Berat
- Jika pakaian dalam keadaan terbakar, padamkan nyala api itu dengan jas, selimut, atau permadani kecil.
- Biarkan korban berbaring untuk mengurangi syok.
- Potong dan buang pakaian dari daerah yang terbakar. Bila pakaian yang terbakar menempel pada luka, jangan menariknya, biarkan dan potonglah sekitarnya saja.
- Cuci tangan anda dengan bersih untuk mencegah kontaminasi.
- Tutup luka dengan kain kasa yang tebal, sehingga dapat memisahkan dari udara, kontaminasi oleh debu dan mengurangi rasa sakit. Bila tidak ada kain kasa dapat digunakan sprei atau handuk yang bersih.
- Jangan pergunakan salep, minyak, tapi penggunaan anti septik topikal dianjurkan, jangan berusaha mengganti kain penutup tersebut.
- Panggil ambulans atau bawa korban ke RS terdekat.
- Bila luka bakar cukup luas mengenai sebagian besar tubuh, berikanlah pertolongan pertama untuk syok. Kalau perlu lakukan resusitasi bila korban menunjukkan gejala syok seperti gelisah, dingin, pucat, berkeringat, nadi kecil dan cepat, tekanan darah menurun.
- Bila korban sadar, larutkan ½ sendok teh soda masak dan 1 sendok the garam dapur dalam ¼ liter air. Minumkanlah larutan ini pada korban sebanyak ½ gelas tiap 15 menit untuk mengganti cairan tubuhnya yang hilang, hentikan pemberian cairan ini bila korban muntah.
PRINSIP PERTOLONGAN LUKA
BAKAR SECARA UMUM
Perawatan luka bakar tingkat I
- Bersihkan dari bahan yang membakar
- Berikan/ oleskan obat sebangsa lemak, seperti : Boorzalf, Levertran Zalf steril, Bran Zalf.
- Tutup dengan kasa steril
- Balut longgar – longgar.
- Berikan banyak minum
- Jaga jangan sampai kedinginan
- Bawa ke RS
Perawatan luka bakar tingkat II, III, dan IV
- Tutup luka dengan kasa steril
- Balut longgar – longgar
- Beri banyak minum
- Jaga jangan sampai kedinginan
- Bawa ke RS
Harapan sembuh pada korban luka bakar
Sangat tergantung pada :
- Tingkat dan luas daerah yang terbakar.
- Daerah/ bagian tubuh yang terbakar
- Umur korban
- Keadaan kesehatan korban
- Pemberian pengobatan/ perawatan yang cepat dan tepat.
(dari berbagai sumber)
Semoga Bermanfaat
Selengkapnya...
|
Thursday, April 02, 2009 by
Primanileda
, under

"Chip seks" yang dapat merangsang gairah sedang dikembangkan oleh para ilmuwan.
Situs berita Telegraph melaporkan, chip itu akan ditanam di kepala dan elektroda-nya akan menghasilkan kejutan listrik
sangat kecil.
Teknologi tersebut telah digunakan di Amerika Serikat untuk mengobati penyakit Parkinson.
Dalam beberapa bulan terakhir para ilmuwan berkonsentrasi pada kawasan otak di belakang mata yang disebut sebagai
korteks orbitofrontal. Daerah tersebut terkait dengan perasaan senang yang berasal dari makan dan seks.
Sebuah penelitian survei yang dilakukan oleh Morten Kringelbach dari jurusan psikiatri Universitas Oxford, menemukan
bahwa korteks orbitofrontal kemungkinan dapat menjadi "sasaran stimulasi baru" untuk menolong penderita anhedonia
atau ketidakmampuan merasakan kenikmatan dari kegiatan seperti makan dan seks.Temuan itu dilaporkan dalam jurnal
Nature Reviews Neuroscience.
Profesor bedah saraf, Tipu Aziz, mengemukakan : "terdapat bukti bahwa chip ini akan berfungsi. Beberapa tahun lalu
ilmuwan menanam perangkat tersebut ke otak seorang perempuan yang tidak atraktif secara seksual dan dia berubah
menjadi perempuan yang sangat aktif secara seksual. Dia tidak suka perubahan yang mendadak itu sehingga alat di
kepalanya itu diangkat."
Namun dia menambahkan bahwa teknologi saat ini, yang mengharuskan bedah untuk menghubungkan kabel dari alat
pacu jantung ke otak, dapat menyebabkan pendarahan dan "intrusif serta kasar".
Ia melanjutkan: "Bila teknologi ini telah semakin baik, kita dapat menggunakan stimulasi otak ini untuk berbagai area
baru. Kerjanya semakin halus dan bisa lebih dikendalikan sehingga bisa dimatikan atau dinyalakan saat dibutuhkan.
"Dalam 10 tahun mendatang akan tercipta berbagai terapi yang menakjubkan - setengahnya saja belum bisa kita
bayangkan."
Sebuah mesin elektronik, yang bernama Orgasmatron, nama yang diambil film Sleeper garapan Woody Allen 1973,
sedang dikembangkan oleh seorang dokter di Carolina Utara.
Orgasmatron mengubah sebuah stimulator saraf tulang belakang untuk menghasilkan gairah pada diri
perempuan.(antara)
Selengkapnya...
|
Thursday, April 02, 2009 by
Primanileda
, under

Jakarta :Profesor Timothy Salthouse dari Universitas Virginia menemukan bahwa ruang visualisasi dan kecepatan otak
mengalami penurunan di penghujung usia 20-an. Kekuatan otak mulai menurun pada usia 27 setelah mencapai
puncaknya di usia 22.
"Ini mengindikasikan kalau terapi untuk mencegah proses penuaan harus
dimulai lebih dini," katanya seperti dikutip Medline Plus baru-baru ini.
Studi Salthouse memakan waktu tujuh tahun dan melibatkan 2 ribu pria
dan perempuan. Para peserta berusia 18 hingga 60, dan diminta
memecahkan teka-teki visual, mengingat kata dan memaparkan kembali
suatu cerita, lalu menyusun gambar dari huruf dan lambang.
Hasilnya, studi mendapati bahwa 9 dari 12 tes dari rata-rata usia, yang
mengalami performa puncak adalah di saat usia 22. Sedang, usia awal
yang mengalami penurunan performa adalah usia 27 tahun, menyangkut tiga
tes kemampuan memahami, kecepatan berpikir dan visual. Adapun, memori
atau daya hafal, menunjukkan penurunan rata-rata di usia 37 tahun.
"Beberapa aspek yang berhubungan dengan usia kognitif mulai menurun
adalah pendidikan--ketika mereka berada di usia 20-an dan 30-an."
Sementara, Rebecca Wood dari the Alzheimer's Research Trust, mengiyakan
kesimpulan Salthouse dengan mengatakan, studi ini menunjukkan bahwa
penurunan mental secara alami ternyata lebih cepat dari yang kita
harapkan, yaitu di usia 20an dan 30an.
"Pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana cara kerja otak menurun
membantu kami memahami apa yang salah dalam penyakit serius seperti
Alzheimer's," ujar Wood. Sebenarnya, kata Wood, banyak riset yang
dibutuhkan untuk menawarkan harapan kepada 700 ribu orang di Inggris
yang hidup dengan kekurangan mental atau dementia. Adapun, studi
Salthouse dipublikasi dalam the journal Neurobiology of Aging beberapa
waktu lalu.
Selengkapnya...
|
Thursday, April 02, 2009 by
Primanileda
, under
Siapa yang tak kenal lagu Begadang yang dilantunkan oleh Rhoma Irama? Orang pun sadar maknanya, tapi
barangkali kalau sudah terbiasa melek di malam hari, sulit keluar dari kebiasaan buruk tersebut. Apalagi jika menyangkut
pekerjaan, seperti yang dilakoni oleh seorang pria berusia 60 tahun, yang kita sebut saja Wawan. Sejak muda ia doyan
begadang. Kiprahnya sebagai juragan sate pun menuntut jam kerja hingga larut malam. Bahkan ketika kedainya sudah
tutup, dia tak bisa langsung beristirahat. Dia harus mempersiapkan segala kebutuhan untuk esok hari.
Ditambah lagi, dia pun doyan menikmati daging kambing. Hampir saban hari, itulah santapan utamanya. Hingga suatu
kali dia merasakan nyeri pada bagian kanan atas perutnya serta diiringi urinenya yang berwarna kecokelatan dan rasa
mual yang tiada hentinya. Setelah memeriksakan diri ke dokter, Wawan terhenyak. Sebab, hatinya dinyatakan terinfeksi
kanker. Dia pun tenggelam dalam penyesalan. Tetapi semuanya terlambat. Kini tinggal dia mencari jalan melawan
penyakit tersebut.
Langkahnya di rumah sakit mempertemukannya dengan terapi yang tergolong baru untuk penanganan kanker, yakni
terapi cryo atau dikenal juga dengan terapi pendinginan. Spesialis bedah Rumah Sakit Gading Pluit, dr Barlian Sutedja,
SpB, menyebutkan, teknik ini merupakan pengobatan kanker atau jenis tumor dengan suhu ekstrem rendah hingga di
bawah 100 derajat Celcius. Menggunakan jarum supermini yang mengandung gas argon dan ditusukkan via permukaan
kulit, sel kanker diubah menjadi gumpalan es. "Biar tepat sasaran, pasien terlebih dahulu diperiksa dengan ultrasonografi
atau CT Scan," dia menjelaskan.
Kemudian setelah dibiarkan membeku, menurut Barlian, dalam waktu 10 menit suhu tubuh dihangatkan kembali, tapi
kemudian dibekukan lagi. Hal itu guna memastikan sel kanker dalam tubuh benar-benar musnah. Uniknya, gumpalan es
sel kanker ini tidak lenyap, namun menetap di dalam tubuh. "Ini efek imunitasnya. Sel tubuh terangsang untuk
membentuk antibodi," ujar dokter yang menjabat Direktur Utama RS Gading Pluit ini. Dalam terapi ini, para pasien tidak
memerlukan pembedahan dan cuma dibius lokal. Biasanya operasi memakan waktu satu hingga satu setengah jam.
"Setelah diterapi cryo, kemudian dia melakukan terapi kemo," katanya seusai acara seminar mengenai pengobatan
kanker di RS Gading Pluit, Jakarta, beberapa waktu lalu. Namun, dia menyatakan tidak semua sel kanker bisa ditangani
lewat terapi dingin ini--tergantung ukurannya. Terapi ini hanya efektif melawan sel ganas yang berukuran 5-8 sentimeter.
Untuk ukuran di atas 10 sentimeter, terapi ini tidak efektif dan ekonomis lagi. Apalagi untuk sekali terapi, biayanya
berkisar Rp 15-20 juta.
Selain itu, terapi yang berkembang pesat di Tiongkok ini tak ampuh mengatasi tumor cair, seperti kanker usus dan
darah. Terapi yang baru diterapkan kepada puluhan pasien di Indonesia ini tidak menjamin sepenuhnya membuat sel
kanker terusir. "Kemungkinan timbul kanker kembali di tempat yang sama sebesar 11 hingga 12 persen," Barlian
memperkirakan. Karena itu, perlu kombinasi dengan terapi kemo dan tetap dipantau lewat Magnetic Resonance Imaging
(MRI) atau CT Scan, seperti dalam kasus Wawan.
Menilik sejarah, terapi dingin ini sebelumnya sempat tidak mendapat izin dari Badan Pengawas Makanan dan Minuman
Amerika Serikat (FDA). "Saat itu masih banyak menimbulkan komplikasi," ujar Profesor Kecheng Xu dari RS Fuda
Guangzhou Tiongkok pada kesempatan yang sama. Baru pada 1998, setelah mengalami perbaikan, terapi cryo
mendapat pengakuan FDA. Di Negeri Tirai Bambu, hingga kini terapi itu sudah diterapkan kepada sekitar 4.500 pasien.
Dari jumlah itu, sebanyak 1.700 kasus kanker paru-paru dan 1.500 kanker hati.
Di Indonesia, menurut keterangan spesialis radiologi intervensional, dr Terawan, saat ini angka penderita hepatitis B dan
C cukup tinggi, sekitar 42.600 kasus per tahun. "Karena itu, besar kemungkinan ada peningkatan jumlah penderita
kanker hati," katanya.
5 Keunggulan
1. Tidak ada tindakan pembedahan dan hanya dilakukan pembiusan lokal.
2. Terapi fokus pada sel kanker, sehingga meminimalisasi kerusakan jaringan lain.
3. Bisa dilakukan bersamaan dengan terapi kemo dan radiasi.
4. Efektif untuk menghilangkan kanker atau tumor berukuran di bawah 8 sentimeter.
5. Proses pembekuan merangsang respons imun pada sel kanker yang tersisa.
HERU TRIYONO/TEMPO Interaktif
Selengkapnya...
|