Shine Up Your Life

All About Life Style, Healthy, Free Download Nursing Care Plan, And Information

Dapatkah Seks Membuat Awet Muda ? (0)

Sunday, February 14, 2010 by , under

Seks membuat Anda hidup lebih lama dan. tampak lebih muda
Jadi, lakukanlah sesering mungkin
Can good sex keep you young? Ini pertanyaan banyak orang, termasuk Anda (mungkin..) Apa sesungguhnya peranan seks dalam mendorong kehidupan yang penuh vitalitas dan membuat kita selalu tampil muda?
Barangkali Anda perlu berkaca pada aktor Anthony Quin yang semasa hidupnya menjadi ayah dari anaknya yang kesebelas pada usia 78 tahun. Atau, Dean Martin, yang telah menjadi idola seks sejak masa mudanya. Dan bahkan sampai ia menginjak usia 70 dan hampir mencapai 80 tahun.

"Ketika saya bertanya pada teman saya Peter Kranz yang berusia 77 tahun tentang kehidupan seksnya," kata Jeffrey Blum, Ph.D, seorang kolumnis kesehatan, "Dia segera menjawab, kami berhubungan seks dua kali sehari." "Apakah Anda benar-benar melakukannya setiap hari?" sambung Jeffrey, "Jadwalnya tidak begitu ketat," kata Peter, "Tetapi kami bercinta setiap hari." Wow..!
Michael Roizen, MD, tentu akan mengatakan bahwa seks-lah yang membuat orang-orang seperti Peter Kranz tetap bersemangat dan tampak lebih muda pada usianya yang hampir mencapai 80 tahun. Dalam bukunya yang laris terjual RealAge, Are You as Young as You Can Be?, Roizen menulis tentang pengaruh seks terhadap kebugaran tubuh manusia, yang membuat Anda tampil lebih muda dan hidup lebih aktif.
Setelah melakukan penelitian dan mempelajari sejumlah literatur yang mendukung, ia mengatakan begini, "Berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu akan membuat usia Anda, 'real age' 1,6 tahun lebih muda dibandingkan jika Anda hanya bercinta seminggu sekali." Ia mendefinisikan "real age" dalam perhitungan usia biologis, bukan usia dalam terminologi urutan waktu.
Meskipun statistik yang dibuat Roizen hanya berupa garis besar-nya saja, ia mendapatkan bilangan itu dari riset yang dilakukan selama sepuluh tahun di Caerphilly, Wales dan dipublikasikan pada Desember 1997 dalam British Medical Journal dengan judul , "Sex and Death: Are They Related? Studi tersebut menemukan, laki-laki yang mendapatkan orgasme dua kali seminggu memiliki risiko kematian dengan berbagai sebab- 50 persen lebih rendah dibandingkan laki-laki yang mendapatkan orgasme kurang dari itu.
Bisa diartikan, makin sering seorang laki-laki mendapatkan orgasme, hidupnya akan lebih lama. Roizen memperhitungkan laki-laki seperti Peter Kranz yang berhungan seks hampir setiap hari, dapat memiliki "real age" (dalam terminologi biologis), delapan tahun lebih muda. Dan sejauh pengamatan Jeffrey Blum, kehidupan sehari-hari Peter mendukung argumen Roizen. Ia tampak jauh lebih muda dari usianya, energik dan aktif terlibat dalam berbagai hal. Peter masih bekerja dalam bidang yang menangani komputer. Ia pun memiliki hubungan yang mantap dengan istrinya, berusia 77 tahun juga, yang masih aktif dalam kegiatan di sebuah lembaga nonprofit dan sanggup pulang pergi sendiri dari rumah ke kantornya yang berjarak cukup jauh.
Tentu saja orang seperti Peter Kranz tidak cukup hanya berhubungan seks setiap hari, lantas bimsalabim ia memiliki hidup yang penuh vitalitas. Ia juga memperhatikan hal-hal lain agar tetap bugar. Peter sangat menjaga berat badannya, dengan memperhitungkan asupan kalori dan memastikan tubuhnya tetap ramping. Dan setelah beberapa dekade, ia masih sanggup melakukan aktivitas "berat di halaman belakang rumahnya, seperti memindahkan batu atau membelah kayu. Anda tahu, Peter Kranz, terus menerus bersemangat sepanjang tahun.

Mana lebih dulu, seks atau...?
Oke..! Pada akhirnya, seks dan kesehatan tubuh selalu berhubungan. But which one is the chicken and which the egg? Mana lebih dulu ayam atau telur? Apakah seks yang berpengaruh pada kesehatan tubuh? Ataukah kesehatan tubuh yang membuat aktivitas seks Anda berlangsung dengan baik?

Seperti biasa, sebagai kesimpulan, ambil keduanya sebagai jalan keluar. Kesehatan mempengaruhi seksualitas demikian pula seksualitas mempengaruhi kesehatan. Seks bukan hanya nikmat, tetapi baik bagi Anda. Lantas apa hubungan orgasme dan kesehatan tubuh manusia? Banyak penelitian mengatakan orgasme meningkatkan sirkulasi, memperbaiki kekencangan kulit, memperkuat sistem kekebalan, melepaskan ketegangan dan meningkatkan kesehatan psikologis.
Seks terbukti pula dapat menghilangkan nyeri kepala dan artritis ringan serta keluhan lain. Hal ini terjadi, kemungkinan karena otak kita melepaskan endorphin, hormon penghilang rasa sakit alami dari tubuh, selama orgasme. Pada perempuan, seks yang teratur dapat mencegah perubahan yang tidak menyenangkan pada vagina yang menyertai proses menopause, seperti kekeringan dan melemahnya otot.
Pada laki-laki, kesehatan kardiovaskular yang baik adalah faktor untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang kuat. Sebagian penelitian, bahkan menyatakan bahwa hubungan seksual baik bagi jantung Anda.
Orang dapat menikmati banyak hal termasuk seks- seperti dikatakan ahli terapi seks Joel D. Block Ph.D, jika mereka meningkatkan kebugarannya dengan menjadi lebih aktif dan makan makanan yang sederhana. Orang yang sehat juga jauh lebih mungkin tetap aktif secara seksual bertahun-tahun kemudian. Sejumlah penelitian menghubungkan aktivitas fisik dengan aktivitas seksual. Dengan merawat tubuh Anda, Anda memperkuat efek tubuh dan pikiran yang positif terhadap seks.
Penelitian yang dilakukan di California, misalnya menemukan bahwa orang yang berolahraga secara teratur lebih mudah dan lebih sering mencapai orgasme dibandingkan orang yang tidak melakukan aktivitas fisik. Oleh karena itu, kehidupan seksual yang sehat, entah itu melalui masturbasi atau fantasi, atau dilakukan dengan pasangan Anda, adalah penting bagi kesehatan, begitu pula sebaliknya... (zrp)

Hangtuah Digital Library



| edit post

0 Reply to "Dapatkah Seks Membuat Awet Muda ?"

Post a Comment